Home » » Liontin "Cinta Yang Terlarang"

Liontin "Cinta Yang Terlarang"

Hujan kini talah menangis, aku tak dapat membuka fikiranku tentang kejadian itu, yang aku tau dia sitampan, cerdas dan bertanggung jawab, bagiku dia si laki-laki ideal, entah hanya itu yang dapat aku gambarkan darinya.kami belajar di sekolah yang sama, jika ku mulai kisah ini dari awal rumit tentunya, aku ambil tengah-tengahnya saja.

Keluarga JIM adalah berasal dari keluarga sederhana, ibunya bekerja sebagai penjual teh. JIM tak mempunyai ayah, oleh karena itu ia berusaha mencari ayah kandungnya dengan jalan menunjukkan sebuah kalung berliontin kunci biola sbagai lambang keturunan.aku berusaha membantunya, sebab ku tak dapat tipi perasaanku bahwa aku menyukainya.tetapi JIM tak pernah menunjukan perasaannya.aku tetap menunjukkan perhatianku terhadapnya.

Selang beberapa lama, aku dan JIM  bersahabat, namun entah apa yang membuatnya tak pernah peduli tarhadapku seolah-olah aku tiada pernah ada.ketika waktu menunjukkan pukul 02.00, aku bermaksud ke toko buku dekat tempat tinggalku.akan tetapi ada sebuah lampu merah yang membuatku terpaksa berhenti memperhatikanya.ku melihat JIM tengah akan meloncat dari jembatan.aku segera berlari membatalkan niatnya bunih diri, fikirku.namun dia mengataiku “bodoh” karena mengiranya bunuh diri, padahal JIM hanya bermaksid mencari kalung liontin biolanya yang tak sengaja jatuh ke sungai.aku turut terluka menyaksikanya bersedih.
Aku berusaha menemukan kalung liontin kunci biola tersebut, untungnya aku bisa berenang, aku akui sungai itu hingga dasar. Aku tak dapat menemukanya, padahal hampir setiap hari aku menyelam, kakakku JK menyelam seharian, dan akhirnya dapatlah kalung liontin kunci biola itu.

Usai menyerahkan kepadaku,JK terlukai di tanah, hingga tak sanggup menghirup udara. Aku berteriak menjerit,menangis seraya teranganga fikirku, bahwa semua ini apakah maknanya jika aku harus kehilangan seorang kakak. Jkpun di makamkan, aku selalu terbanyang wajahnya dan kehadiranya.

Selang beberapa lama, aku dan JIM berpisah hanya karena sebuah hal.aku tak tau lagi harus bangaimana, aku memutuskan untuk kabur dari tempat tinggal dan memulai hidup baru.dengan alsan ayah dan ibunya melimpahkan kesalahan padanya.

Beberapa taun kemudian, takdir tak dapat dipungkiri tuhan menyatukan kami kembali.tapi aku pura-pura tak mengenalnya, tapi JIM tetap menyakinkanku bahwa dialah orang yang aku nanti. Aku hanya berkata ”inikah yang namanya kau inginkan, yang kau harapkan,maka ambila!!” Sambil memberikan kalung berliontin kunci biola itu kepada JIM. Tengah aku melangkah, JIM mencegahku pergi ”apa kau lupa aku JIM”. Aku hanya menangis terpaku bertanya-tanya ”inikah JIM”. Aku hanya yang tau bahwa cinta ini tak boleh terjadi, meski kita lahir didalam rahim ibu yang berbeda, tapi kita darah daging ayah yang sama.

Kenapa hal ini harus terungkap saat ini ketika kita sudah saling berinjak dewasa dan saling jatuh cinta. Di waktu aku harus mendapatkan cintanya, disaat itu pula aku harus melapaskanya, disaat perjuangan cintaku memunjak seperti adegan sebuah drama, diketika itu pula aku akhiri semuanya. Kita harus berpisah, dan menjalani hidup kita masing-masing. Namun, sesuai tragedi liontin, kami sulit untuk menaruh untuk menaruh hati.sebab hanya dialah awal kami menanam dan semestinya kami memetiknya, tapi kita harus ditebang oleh orang lain yang ingin mengembalikan semunya seperti semula. "Cinta Yang Terlarang"

Written by : Rinda Marestiani - Blogger

Assalamualaikum im Rinda. of Rinda Marestiani. Asli Blitar Jawa timur,,, '94 Generation. Memiliki Ibu yang luar biasa bernama Sudarwati dan Bapak super hebat bernama Suroso. Nah pada tanggal 15 Agustus 2014, tepatnya jika menurut kalender islam pas bulan syawal, di peristri sama lelaki hebat keturunan Madiun Sumbawa yang bernama Candra Aditya. Kesibukan saat ini full time be a lovely wife, learn blog, and 24 jam nemeni suami kerja. Thanks

Join Me On: Facebook | Twitter | Google Plus :: Thank you for visiting ! ::

1 comments: