Home » » Cara Hindari Hipnotis

Cara Hindari Hipnotis

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bagi anda yang akan pulang kampung saat lebaran harap berhati-hati dan harus pintar-pintar menjaga diri dari pelaku-pelaku kejahatan dengan jalan pembiusan.

Seketika anda akan tidak sadar dan saat tersadar harta anda bisa raib dibawa kabur penjahat.

Berikut tips Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Baharudin Djafar supaya anda tidak menjadi korban pembiusan dan hipnotis baik saat mudik atau pun balik.

Pertama, pemudik sebaiknya jangan lekas percaya kepada orang yang sama sekali yang belum anda kenal.

Kedua, selama perjalanan pulang ke kampung halaman, pemudik harus banyak dzikir, jangan jalan sendirian, dan saling mengingatkan satu dengan yang lain.

Ketiga, jangan mudah menerima makanan atau minuman kaleng, sebab bisa saja makanan dan minuman itu sudah diracun.

Keempat, kenali modus-modus pelaku pembiusan. Pelaku biasanya beraksi di tempat yang ramai pemudik. Modus operandinya berpura-pura mengajak bicara. Setelah merasa akrab, pelaku biasanya menawarkan minuman kaleng atau makanan yang sudah diberi obat tidur. Setelah anda meminumnya, anda akan tidak sadarkan diri, lalu harta anda akan dibawa lari pelaku.

Kelima, bila ada masyarakat yang mengetahui korban pembiusan, segeralah laporkan ke kantor polisi atau ke posko keamanan terdekat.

Menurut, Baharudin pelaku pembiusan dan hipnotis merupakan pemain lama yang biasa beraksi. Jadi modusnya sebenarnya sudah bisa diketahu.

"Tapi tidak tertutup kemungkinan pula, wajah-wajah pelaku baru bermunculan. Untuk bisa mengetahuinya, tentu para pelaku pembiusan harus ditangkap lebih dulu," jelas Baharudin.

Berdasarkan data yang dihimpun, kasus kejahatan denga cara membius korbanya terakhir kali terjadi di Tanjungpriok. Dua orang kuli yang hendak mudik ke Indramayu tak sadarkan diri setelah meminum kopi yang dicampur obat tidur sama pelakunya.



source: http://id.berita.yahoo.com/foto/tips-menghindari-kejahatan-pembiusan-saat-mudik-foto-172036586.html

Written by : Rinda Marestiani - Blogger

Assalamualaikum im Rinda. of Rinda Marestiani. Asli Blitar Jawa timur,,, '94 Generation. Memiliki Ibu yang luar biasa bernama Sudarwati dan Bapak super hebat bernama Suroso. Nah pada tanggal 15 Agustus 2014, tepatnya jika menurut kalender islam pas bulan syawal, di peristri sama lelaki hebat keturunan Madiun Sumbawa yang bernama Candra Aditya. Kesibukan saat ini full time be a lovely wife, learn blog, and 24 jam nemeni suami kerja. Thanks

Join Me On: Facebook | Twitter | Google Plus :: Thank you for visiting ! ::

1 comments: